Selasa, 21 Februari 2012

KEHIDUPAN ROHANI DARI YUSUF



Bukankah Yusuf diperlakukan tidak adil oleh saudara-saudaranya? hingga jubah pemberian dari sang ayah (Yakub) dilepas dari tubuhnya, padahal Yusuf sendiri tidak meminta jubah itu dari Yakub ayahnya untuk dikenakan olehnya. Dia disayang oleh Yakub, juga bukan atas dasar permintaan Yusuf, tetapi pilihan ayahnya sendiri untuk menjadikan Yusuf sebagai anak kesayangan. Dalam kisahnya di kitab Kejadian, Yusuf tidak menjadi pribadi yang arogan ketika dia menjadi anak kesayangan ayahnya, namun tetap saja saudara-saudaranya merasa iri dan benci. Lalu mengapa saudara-saudaranya tidak menyukai hal ini? Yusuf dibuang dalam sumur, sesuatu tindakan yang tidak wajar dilakukan oleh suadara-saudaranya sendiri. Bukan kah kejahatan seperti ini terjadi di kehidupan saat ini? dimana dalam keluarga ada yang tidak menyukai saudaranya sendiri, bahkan membenci. 

Yaaaa.....mungkin karena kondisi yang sama yang pernah terjadi dalam keluarga Yusuf atau karna faktor lain.


Bukan dari sikap negatif saudara-saudara Yusuf yang harus ditiru oleh kita, tapi dari sikap Yusuf yang tidak melakukan pembelaan selain hanya memandang bahwa Tuhan ada dan sedang berkarya dalam dirinya dengan maksud Allah sendiri yang akan tergenapi melalui dirinya. Apa yang diangap manusia tidak baik namun Tuhan izinkan untuk sebuah tujuan dan rencana Nya.

Yusuf dalam kondisi tidak bersalah pun dihukum dan dimasukkan ke dalam penjara akibat perbuatan dari istri sang penguasa rumah di Mesir itu. Sekali lagi, Yusuf kini dipakai Tuhan menjadi berkat bagi tahanan lainnya dalam penjara, da bukan menyalahakan Tuhan atau putus asa dengan apa yang bertubi-tubi dialami oleh dirinya.Yusuf tetap tenang dan menunggu Tuhan bertindak pada waktunya. Waoooo....amazing, bukan?


Apa yang terjadi dengan anda saat ini?
Bila anda dalam posisi seperti Yusuf yang mengalami tekanan(psikologi) akibat perlakuan yang tidak baik yang dilimpahkan kepadanya juga terjadi dalam diri anda, apa tetap menjadi seperti Yusuf?

Yusuf pasti tidak kuat saaat itu, demikian juga dengan anda. Namun ketaatan Yusuflah yang membuat Tuhan memampukan dia dalam melewati semua masalah yanga ada.

Yusuf memilih TAAT dalam situasi sulit sekali pun atau dalam kondisi ada peluang untuk dia bisa melakukan ketidaktaatan. namun dia tetap memilih kesempatan yang satu lagi yakini: memilih TAAT saat sekitarnya mencoba menggoda dirinya untuk tidak TAAT.

How about you?
can you do by action like Jusuf?
Ask to God that He gibe you the power to follow the God's will in you/









Tidak ada komentar:

Posting Komentar